MENGAPA
KITA DILARANG MENYIMPAN DENDAM
Di masa Rosulluh saw ada paman Nabi bernama Hamzah
bin abdul mutholib yang amat perkasa.
Saat itu beliau sedang dikebun dan mendengar jika
keponakanya Rosulloh saw dipukul sampai berdarah saat berada di kabah, seraya
ia langsung berlari kencang menunggangi kudanya
dan menyeret serta memukul orang yang telah menyakiti Rosulloh saw, sambil beliau
berkata kalian berani memukul
keponakanku Muhammad, ini balasanya,,seketika
jatuh tersungkur oleh pukulan paman Nabi hamzah Bin Abdul Muthalib tersebut,,orang
yang menganiaya Rosul.
lalu beliau berkata siapa yang berani menyakiti
keponakanku Muhammad maka akan berhadapan denganku karena ia mengajarkan agama
yang aku anut juga. Tak sadar Hamzah
bicara seperti itu depan kabah walaupun sebenernya ia belum masuk islam.
Beberapa lama kemudian ternyata Allah mentakdirkan
Hamzah Bin Abdul Muthalib memeluk agama islam dan terlibatlah dalam perang Badar,dimana
ia tampil sangat gagah perkasa dia tebas semua orang –orang kafir baik saudara maupun
bukan sehingga banyak sekali yang dendam dengan beliau dari pihak kafir karena
kehebatan dan kegagahan beliau membunuh banyak sekali orang- orang kafir.
Sampai suatu ketika ada keluarga yang hampir anggota
keluarganya tewas, dan bicara kepada budaknya namanya washi,,,haii budaku washi
sesungguhnya Hamzah telah menyakitiku dengan membunuh banyak sekali keluargaku
pergilah kamu berperang dan bunuhlah hamzah, dan aku akan membebaskanmu,,lalu
washi budak hitam itupun berkata baiklah saya akan berperang dan bunuh hamzah
dan saya makan jantungnya.
Lalu terjadilah perang Uhud dan Hamzah si singa
Allah ini kembali berperang dengan tangguh,,,washi budak hitam yang ingin
merdeka itu mengintai terus pergerakan Hamzah sampai pada suatu ketika ada
kesempatan dia tombak Hamzah dari belakang dan jatuh tersungkurlah Hamzah
kebumi dan meninggal,, tak cukup itu washi memotong telinga dan hidung Hamzah
serta merobek serta memakan jantung Hamzah Bin Abdul Muthalib paman Nabi
tersebut,,
Setelah selesai perang terjadi dikumpulkan lah semua
suhada dan Nabi melihat mayat pamanya Hamzah dengan meninggal tragis hidung
dipotong kupingnya dipotong serta jantungnya dirobek,,,seketika bergetarlah
Rosulullah melihat kondisi yang amat tragis dari seorang paman yang amat Beliau
cintai yang selalu membelanya,,,
Sambil menagis beliau bertanya kepada para
sahabat,,,siapakah yang telah membunuh pamanku secara sadis dan kejam seperti
ini??? Lalu sahabat menjawab,,washi seorang budak hitam ya
Rosullulah,,,akhirnya Rosulluh menguburkan pamanya..
Setalah beberapa lama Makkah ditundukan oleh kaum Muslimin,,,,dan
seluruh penduduk Makkah pun masuk islam.. washi yang merasa bersalah dan
terhina karena membunuh paman yang amat dicintai Nabi dengan kejam, pergi dan
meninggalkan Makkah,,
Sampai akhirnya isteri washi berkata pulanglah ke Makkah
suamiku Rosullulah pasti akan memaafkanmu,,setelah sekian lama isteri
washi merayu suaminya akhirnya kembalilah
washi ke makkah dan menghadap Rosulluh,,,dengan menunduk dan ketakutan washi
terdiam didepan Rosulloh,,Rosulloh berkata hai washi negkaulah yang membunuh
pamanku dengan kejam dengan memotong lehernya kupingnya hidungnya dan memakan
jantungnya,,,,tegakkan kepalamu karna Aku ingin melihat melihat wajahmu,orang
yang telah membunuh pamanku dengan kejam, ceritakanlah padaku bagaimana engkau
membunuh pamanku,,sambil ketakutan washi pun menceritakan bagaimana ia
mengintai Hamzah lalu mencari celah dan menombaknya dari belakang lalu memotong
leher kuping hidung serta merobek serta memakan jantungnya.dia pun minta maaf
dan tidak berani memandang Rosulloh,,
Lantas beliau berkata wahai washi sesungguhnya jika engkau telah memeluk agama
Allah maka gugurlah dosa-dosamu terdahulu,,,dan pergilah kamu dan jangan pernah
memperlihatkan muka kamu depanku karena itu akan menyakitiku dengan mengingatku
dengan pamanku Hamzah,,,,
sampai akhirnya
washi ketika zaman khalifah Abu Bakar Ashidiq washi kembali berperang dan kali ini ia
memenggal seorang nabi palsu,,dan
akhirnya mendapat pelukan dari sahabat Nabi Abu bakar Ashidiq, dan Beliau
bberkata wahai washi engkau yang dulu amat terhina dizaman jahiliyah karena
membunuh paman Rosul secara tidak terpuji, tapi kini engkau jadi manusia yang
amat terpuji karena telah menumpas pemberontak dan memenggal nabi palsu,,,,
inilah pelajaran besar untuk kita tidak boleh
menyimpan dendam kepada seseorang sebagaimana dicontohkan Nabi walaupun ia
telah membunuh dengantidak terpuji pamanya yang amat beliau cintai,,semoga
cerita ini bermanfaat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar